JURNALNEWS.CO.ID – Polri selidiki bentrok dua kelompok warga di Kota Sorong, Papua Barat. Terjadi saling serang antara 2 kelompok warga dengan menggunakan parang, panah dan bom molotov, pada Senin (24/1).

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen. Pol. Ahmad Ramadhan, menjelaskan, akibat kejadian tersebut total 19 orang orang tewas, 1 orang meninggal dunia akibat bentrokan dan 18 orang meninggal dunia diduga dibakar di tempat hiburan karena bentrokan, kata Ahmad Ramadhan.

Polda Papua Barat dan jajarannya langsung berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk mencegah terjadinya tindakan balas dendam atau tindakan lainnya. Dan telah mengadakan pertemuan dengan perwakilan dari dua kelompok yang bertikai.

Tujuannya adalah untuk mencegah dan tidak melakukan tindakan apapun dalam ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga saat ini polri selidiki bentrok dan melakukan pemeriksaan saksi dan melakukan olah TKP untuk memproses secara tuntas kejadian ini.

Saat ini, polisi terus melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap aktor intelektual dan pelaku bentrok dua kelompok warga tersebut.