Pangkep, JURNALNEWS.CO.ID – Program Sekolah Demokrasi Hijau di Kabupaten Pangkep resmi berakhir setelah berlangsung selama empat pekan. Penutupan kegiatan yang digelar oleh Lembaga Demokrasi Celebes (LDC) bersama WALHI Sulawesi Selatan tersebut menjadi momentum lahirnya wadah baru bernama Environmental Care Community Forum Indonesia (ECCF-Indonesia).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Perpustakaan Daerah Kabupaten Pangkep itu diikuti 25 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, aktivis lingkungan, masyarakat kepulauan, hingga pegiat dan pemerhati lingkungan hidup.

Selama pelaksanaan program, para peserta mendapatkan pembekalan terkait demokrasi hijau, pembangunan berkelanjutan, serta tantangan perubahan iklim yang dihadapi masyarakat.

Pada sesi penutupan, peserta bersama penyelenggara sepakat membentuk ECCF-Indonesia sebagai forum alumni yang akan menjadi ruang kolaborasi dalam memperkuat gerakan lingkungan di berbagai daerah.

Forum tersebut mengusung visi menjadi garda terdepan dalam mewujudkan lingkungan yang lestari, ekonomi hijau-biru yang inklusif, serta memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim.

Acara penutupan juga dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Pangkep, di antaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pariwisata, dan Kepala Dinas Perpustakaan.

Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap upaya kolaboratif antara pemerintah, masyarakat sipil, dan komunitas dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.

Direktur LDC, Sjamsuddin Moedji, menegaskan bahwa Sekolah Demokrasi Hijau tidak hanya dirancang sebagai ruang pendidikan, tetapi juga sebagai wadah untuk melahirkan gerakan nyata di tengah masyarakat.

“Dengan terbentuknya ECCF-Indonesia, kita berharap alumni tetap terhubung, berkolaborasi, dan menjadi motor penggerak masyarakat dalam menghadapi tantangan lingkungan dan perubahan iklim,” ujarnya.

Menurutnya, keberlanjutan gerakan lingkungan membutuhkan keterlibatan aktif berbagai elemen masyarakat. Karena itu, ECCF-Indonesia diharapkan mampu menjadi jaringan yang memperkuat advokasi lingkungan sekaligus mendorong lahirnya berbagai inisiatif berbasis masyarakat.

Penutupan Sekolah Demokrasi Hijau di Kabupaten Pangkep sekaligus menjadi awal dari penguatan gerakan masyarakat sipil yang berfokus pada isu lingkungan hidup.

Melalui ECCF-Indonesia, para alumni diharapkan dapat mengembangkan program-program konkret yang mendukung demokrasi hijau, memperjuangkan hak masyarakat atas lingkungan yang sehat, serta memperluas penerapan ekonomi hijau-biru yang inklusif bagi generasi mendatang.