MAKASSAR, JURNALNEWS.CO.ID – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mendorong komunitas MOMTOMOMS untuk terus menjadi ruang kolaborasi bagi perempuan dalam mengembangkan potensi diri, berbagi pengalaman, dan saling menguatkan.
Dukungan tersebut disampaikan Aliyah saat menghadiri perayaan 7th Anniversary & Peluncuran Identitas Baru MOMTOMOMS yang mengusung tema “Sipatuju Sipakalebbi” di Four Points by Sheraton Makassar, Jalan Andi Djemma, Sabtu (24/10/2026).
Menurut Aliyah, keberadaan komunitas perempuan memiliki peran strategis dalam membangun lingkungan yang positif, baik untuk pengembangan individu maupun penguatan keluarga dan kehidupan sosial masyarakat.
Ia menilai, perempuan membutuhkan ruang yang mendukung mereka untuk belajar, berkarya, bertukar pengetahuan, serta membangun jejaring yang produktif.
“Selamat ulang tahun ke-7 untuk MOMTOMOMS. Kami berharap komunitas ini terus menjadi ruang yang positif bagi perempuan untuk bertumbuh, saling menguatkan, dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Perempuan perlu mendapatkan ruang untuk belajar, berkarya, serta saling mendukung agar dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi keluarga dan masyarakat,” ujar Aliyah.
Perayaan tujuh tahun MOMTOMOMS ditandai dengan peluncuran identitas visual baru sebagai bagian dari perjalanan komunitas tersebut. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus simbol dimulainya babak baru bagi komunitas.
Dalam kegiatan itu, Aliyah juga menyempatkan diri mengunjungi sekitar 20 stan atau booth yang berpartisipasi. Ia melihat berbagai produk dan aktivitas yang ditampilkan serta berinteraksi dengan para peserta.
Aliyah turut menyoroti nilai yang terkandung dalam tema “Sipatuju Sipakalebbi”, yang menekankan pentingnya kebersamaan, sikap saling menghormati, dan penghargaan terhadap sesama.
Baginya, nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam membangun hubungan sosial yang harmonis. Dengan menciptakan lingkungan yang saling mendukung, perempuan dapat memiliki kesempatan lebih luas untuk berkembang dan berkontribusi sesuai potensinya.
Ia juga berharap pembaruan identitas MOMTOMOMS tidak berhenti pada perubahan tampilan semata, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat visi, nilai, dan komitmen komunitas dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat.
“Identitas baru ini semoga menjadi semangat baru bagi seluruh pengurus dan anggota MOMTOMOMS untuk terus berinovasi, memperluas kolaborasi, dan menghadirkan program-program yang bermanfaat. Ketika perempuan saling memberdayakan, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga oleh keluarga dan lingkungan sosial,” tambahnya.
MOMTOMOMS merupakan komunitas perempuan yang berfokus pada pengembangan diri, pertukaran pengalaman, serta pemberdayaan perempuan dalam berbagai fase kehidupan.
Komunitas ini berpegang pada tiga nilai utama, yakni Grow Yourself, Share Your Story, dan Empower Each Other. Ketiga prinsip tersebut mendorong perempuan untuk terus bertumbuh, menjadikan pengalaman sebagai sumber inspirasi, serta membangun lingkungan suportif agar setiap anggota berani mengembangkan kemampuan dan meraih potensi terbaiknya.
Melalui peringatan tujuh tahun dan peluncuran identitas baru ini, MOMTOMOMS diharapkan semakin memperluas jejaring kolaborasi dan memperkuat kontribusinya dalam pemberdayaan perempuan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus dan anggota MOMTOMOMS yang bersama-sama merayakan perjalanan komunitas sekaligus menyambut fase baru dengan semangat kebersamaan, saling menghargai, dan saling menguatkan.

Tinggalkan Balasan