JURNALNEWS.CO.ID – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo dan BKO Brimob Yon B Polda Papua terus melakukan penyelidikan terkait insiden yang menewaskan seorang anggota Polri saat bertugas di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Korban diketahui bernama Brigpol Fredi Lukas Awes, personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz-2026.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 23.30 WIT.

Korban ditemukan di kawasan Kompleks Jalan Pertanian Halabok Paradiso Belakang, Distrik Dekai, dalam kondisi meninggal dunia akibat luka-luka yang diduga disebabkan senjata tajam.

Hingga kini, aparat kepolisian masih memburu pelaku yang diduga merupakan Orang Tidak Dikenal (OTK) sekaligus mengungkap motif di balik kejadian tersebut.

Setelah ditemukan, jenazah Brigpol Fredi Lukas Awes dievakuasi ke RSUD Dekai untuk menjalani pemeriksaan medis. Selanjutnya, jenazah diterbangkan ke Kota Jayapura dan telah disemayamkan di rumah duka.

Wakil Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andri Alam, mengatakan tim gabungan langsung bergerak melakukan serangkaian tindakan kepolisian usai menerima laporan kejadian.

“Petugas langsung mengamankan tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, meminta keterangan para saksi, serta melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku yang diduga melakukan penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar AKBP Andri Alam.

Ia menegaskan seluruh proses penyelidikan dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum guna mengungkap pelaku beserta motif peristiwa tersebut.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menyampaikan duka cita atas gugurnya Brigpol Fredi Lukas Awes yang meninggal saat menjalankan tugas negara.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya salah satu personel terbaik Polri dalam menjalankan tugas negara. Pengabdian almarhum merupakan wujud dedikasi dan loyalitas dalam menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kami memastikan peristiwa ini akan ditangani secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Seluruh langkah penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Kaops.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan bahwa tim gabungan masih mengoptimalkan penyelidikan melalui pengumpulan alat bukti, pemeriksaan saksi, serta pengejaran terhadap pelaku.

“Kami berkomitmen mengungkap secara menyeluruh pelaku maupun motif dalam peristiwa ini. Seluruh proses dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta memberikan informasi kepada petugas apabila mengetahui hal-hal yang dapat membantu proses penyelidikan,” kata Wakaops.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 memastikan proses penegakan hukum akan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku. Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi serta mendukung aparat dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

Gugurnya Brigpol Fredi Lukas Awes menjadi duka bagi institusi Polri sekaligus mencerminkan pengabdian personel dalam menjalankan tugas menjaga keamanan di wilayah Papua. Aparat memastikan seluruh upaya akan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku dan membawa mereka ke hadapan hukum.