Pangkep, JURNALNEWS.CO.ID – Peristiwa berdarah terjadi di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Seorang pria berinisial SP (41) tewas setelah terlibat aksi saling serang menggunakan parang dan kayu berpelat besi dengan kerabatnya sendiri.
Kejadian tragis itu berlangsung di Kampung Bonto Bila-bila, Desa Pattallassang, Kecamatan Labakkang, pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. Korban sempat dilarikan ke RSUD Batara Siang untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong setelah menjalani perawatan intensif.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat korban mendatangi rumah kerabatnya, Lawak (55). Tanpa diduga, korban langsung menyerang dengan mengayunkan parang ke arah kepala belakang Lawak hingga menyebabkan luka terbuka.
Diserang secara tiba-tiba, Lawak kemudian melakukan perlawanan menggunakan sebatang kayu yang pada ujungnya terdapat pelat kendaraan. Pukulan keras yang mengenai kepala korban membuat SP tersungkur bersimbah darah.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera melerai dan membawa kedua pihak ke fasilitas kesehatan. Namun, korban SP dinyatakan meninggal dunia, sementara Lawak mengalami luka dan masih menjalani perawatan.
Kasat Reskrim Polres Pangkep, Muhammad Saleh, menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami motif di balik kejadian tersebut.
“Berdasarkan keterangan saudara Lawak, sebelumnya tidak ada permasalahan. Namun tiba-tiba saudara SP datang ke rumahnya dan langsung mengayunkan parang. Untuk saat ini, kami masih dalam proses penyelidikan dengan mengumpulkan bukti serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” ujarnya, Selasa (7/4/2026) malam.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk parang dan potongan kayu yang digunakan dalam insiden tersebut. Sementara itu, Lawak masih menjalani perawatan di puskesmas akibat luka yang dialaminya dan status hukumnya masih dalam proses penyelidikan.
Hingga kini, aparat kepolisian terus mengusut motif duel maut tersebut. Dari keterangan awal, tidak ditemukan adanya konflik sebelumnya antara kedua pihak yang diketahui masih memiliki hubungan keluarga dekat.

Tinggalkan Balasan