JURNALNEWS.CO.ID — Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menyoroti arah pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Menurutnya, perkembangan ekonomi daerah harus mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Pandangan tersebut disampaikan IAS saat melakukan roadshow politik ke Kabupaten Pangkep. Kunjungan ini menjadi agenda daerah pertama yang dilakukannya setelah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sulsel.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Dewakang dan dihadiri sedikitnya 300 peserta itu, IAS melihat Pangkep memiliki modal ekonomi yang kuat. Potensi tersebut tidak hanya berasal dari sektor industri, tetapi juga dari aktivitas ekonomi masyarakat.
Meski demikian, IAS mengingatkan bahwa besarnya aktivitas industri tidak otomatis menunjukkan bahwa manfaat pertumbuhan ekonomi telah dirasakan secara merata.
Menurutnya, keberadaan industri perlu dibarengi dengan terbukanya ruang yang lebih luas bagi masyarakat lokal untuk terlibat dalam rantai ekonomi.
“Industri boleh besar, tetapi ekonomi rakyat di sekitarnya juga harus ikut besar.”
IAS menilai masyarakat lokal harus memperoleh kesempatan yang nyata untuk mengambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi. Kesempatan tersebut dapat diwujudkan melalui penyerapan tenaga kerja, pengembangan UMKM, usaha pendukung industri, hingga berbagai kegiatan ekonomi lainnya.
Ia juga mendorong terbentuknya hubungan yang lebih kuat antara sektor industri dengan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, investasi yang masuk ke daerah tidak berjalan sendiri, tetapi mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang saling menguatkan.
Menurut IAS, gagasan tersebut menjadi bagian dari arah yang ingin dibangun Partai Golkar Sulsel di bawah kepemimpinannya. Ia menegaskan bahwa partai politik harus mampu memahami persoalan ekonomi yang dihadapi masyarakat sekaligus mendorong solusi yang dapat dirasakan secara langsung.
“Politik harus hadir untuk menghubungkan kepentingan masyarakat dengan pemerintah dan dunia usaha,” katanya.Senin (10/8)
IAS menambahkan, ukuran keberhasilan politik tidak semata-mata ditentukan oleh kekuatan politik atau momentum elektoral. Lebih jauh, politik harus mampu menghasilkan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
“Kita ingin politik menghasilkan karya dan manfaat, bukan hanya hadir ketika momentum politik datang.”
Pernyataan IAS tersebut menempatkan isu pemerataan manfaat pertumbuhan ekonomi sebagai salah satu perhatian dalam agenda politik Partai Golkar Sulsel, khususnya di daerah yang memiliki basis industri seperti Pangkep.(*)

Tinggalkan Balasan