PANGKEP, JURNALNEWS.CO.ID — Bursa calon Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mulai menjadi perhatian menjelang pergantian kepengurusan pada akhir 2026.
Sejumlah nama mulai diperbincangkan di internal partai. Namun, hingga kini belum ada calon resmi karena tahapan dan mekanisme Musyawarah Daerah (Musda) masih menunggu penetapan organisasi.
Salah satu figur yang mulai diperhitungkan adalah Muchtar Sali. Anggota DPRD Pangkep tersebut dinilai sebagai salah satu figur kuda hitam dalam perebutan kursi ketua.
Muchtar tercatat sebagai kader Golkar sejak 2012. Pengalamannya di dunia politik juga diperkuat dengan kiprahnya di DPRD Pangkep, termasuk melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) pada 2018.
Ia kemudian kembali terpilih sebagai anggota DPRD Pangkep pada Pemilu 2019 dan mempertahankan kursinya pada Pemilu 2024.
Rekam jejak lebih dari satu dekade sebagai kader serta pengalaman di legislatif menjadi modal politik Muchtar dalam menghadapi dinamika bursa Ketua DPD II Golkar Pangkep.
Perkembangan bursa ini pun diperkirakan semakin menarik seiring mendekatnya agenda pergantian kepengurusan.(*)

Tinggalkan Balasan