JURNALNEWS.CO.ID — Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di dua Unit Pelaksana Teknis (UPT), yakni Rutan Kelas IIB Pangkajene dan Lapas Kelas IIA Parepare. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kabid Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal, Herman Anwar.
Sidak dilakukan selama dua hari, dimulai Senin (28/7/2025) di Rutan Kelas IIB Pangkajene dan dilanjutkan Selasa (29/7/2025) di Lapas Kelas IIA Parepare. Agenda utama adalah penggeledahan kamar hunian serta pelaksanaan tes urine terhadap warga binaan dan petugas.
“Kita telah berkomitmen terhadap zero HP ilegal dan narkoba di seluruh Rutan dan Lapas, oleh karena itu saya menghimbau untuk rutin melakukan sidak sebagai sarana deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban,” jelas Herman.
Selain penggeledahan, Herman juga memberikan pengarahan kepada petugas Rutan untuk meningkatkan pelaksanaan deteksi dini. Ia menegaskan pentingnya penggeledahan rutin demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari barang terlarang.
Saat sidak di Parepare, Herman turut menyampaikan pesan kepada warga binaan agar menaati peraturan serta aktif dalam program pembinaan.
“Takdir tidak bisa diubah, kita hanya bisa mengusahakan yang terbaik untuk masa depan kita. Jadi kalian telah berada di sini karena tindak pidana yang telah diperbuat. Oleh karena itu, mari perbaiki diri melalui program pembinaan yang telah disediakan Pak Kalapas. Taati peraturan serta bersikap sopan kepada petugas sehingga dapat diusulkan PB atau CB serta dapat menjadi pribadi yang lebih baik nantinya,” terangnya.
Berdasarkan penggeledahan dan tes urine yang dilakukan di Rutan Kelas IIB Pangkajene dan Lapas Kelas IIA Parepare tidak didapati barang terlarang berupa HP illegal dan Narkoba. Selain itu dari hasil tes urine dari warga binaan dan petugas tidak terdeteksi adanya penggunaan zat Narkotika.
Kepala Kanwil Ditjenpas Sulsel, Rudy Fernando Sianturi, mengapresiasi langkah yang dilakukan jajarannya. Menurutnya, kegiatan ini adalah bentuk nyata dari komitmen mewujudkan pemasyarakatan bersih dari barang terlarang.
“Kembali saya mengingatkan bagi seluruh pegawai di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sulsel untuk tidak bermain-main dengan narkoba dan bahkan membantu memasukkan HP ilegal ke dalam blok. Tunjukkan integritas kita saat bekerja dengan selalu memegang teguh komitmen dan bekerjalah sesuai dengan SOP,” ucap Rudy.

Tinggalkan Balasan