Ia menjelaskan karena ada permintaan dari beberapa daerah yang sudah melakukan kontrak dengan beberapa vendor dan driver, Ditjen Hubdat langsung melakukan sejumlah penyesuaian.

“Kita minta dipercepat dan alhamdulillah, kemarin sore sudah ada progress proses lelang di 5 kota besar dari anggaran Ditjen Komunikasi dan Informatika yang sempat terhenti (Makassar, Banjarbakula, Banyumas, Surabaya, dan Bandung) dan sudah bisa melaksanakan kegiatan mulai besok Minggu,” kata Dirjen Budi.

Mulai besok, operator pemenang lelang akan kembali mengoperasikan rute yang telah disepakati. “Anggarannya sudah kami siapkan, kalaupun ada kekurangan anggaran hingga 1 tahun, kami akan mencarikan anggaran untuk memenuhi operasional BTS selama 1 tahun. Awalnya kami butuh waktu untuk beralih dari lelang umum ke multi- lelang kontrak tahun,” ujarnya.

Hingga saat ini load factor BTS di beberapa kota dinilai cukup baik, terutama di Banyumas dan Makassar yang load factornya sering mencapai lebih dari 100%, sehingga sering terjadi antrian penumpang antusias yang ingin mencoba BTS Friends Bus di kotanya masing-masing. Apalagi sampai saat ini layanan Bus BTS Teman masih bisa dinikmati secara gratis oleh masyarakat.