JURNALNEWS.CO.ID – Seorang wanita lanjut usia (lansia) berinisial DF (80) ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di rumahnya di Padang Lampe Marang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Korban diduga menjadi korban perampokan disertai penganiayaan dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa tersebut menggegerkan warga setempat setelah korban ditemukan dengan luka serius di dalam rumahnya pada dini hari. Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan memastikan motif di balik kejadian tersebut.

Kasat Reskrim Polres Pangkep, AKP Halim Lau, mengatakan penyidik belum dapat meminta keterangan langsung dari korban karena kondisinya masih lemah.

“Kami masih berusaha berkomunikasi dengan korban, tetapi sampai saat ini korban belum bisa memberikan keterangan. Karena itu, sementara kami mengambil keterangan dari para tetangga dan sejumlah saksi di sekitar lokasi,” ujarnya. Senin (6/7)

Menurut Halim Lau, sedikitnya tiga orang telah dimintai keterangan, termasuk kepala desa setempat. Dari informasi awal yang diperoleh, korban sempat menceritakan kepada warga bahwa sebelum kejadian ada seorang pria datang ke rumahnya.

Korban diduga sempat mendengar pria tersebut meminta izin untuk mengambil atau mengangkat air. Setelah berbincang sejenak, korban menuju ke bagian dapur rumahnya. Tidak lama kemudian, korban diduga diserang hingga mengalami luka serius.

“Dari keterangan awal yang kami peroleh, korban sempat mengatakan ada seorang laki-laki datang ke rumahnya. Setelah itu korban menuju dapur dan diduga langsung diserang,” kata Halim.

Sementara itu, seorang tetangga mengaku baru menyadari kejadian tersebut usai pulang dari salat Subuh. Ia mendengar suara korban meminta pertolongan dan mengira lansia tersebut sedang mengigau.

Saat ini, tim identifikasi dan penyidik masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan alat yang digunakan pelaku. Hingga Polisi belum dapat menyimpulkan apakah korban dipukul menggunakan tangan kosong, benda tumpul, atau senjata tajam.

“Kami masih mendalami penyebab luka yang dialami korban. Belum bisa dipastikan apakah menggunakan benda tumpul, benda tajam, atau cara lainnya. Semua masih dalam proses penyelidikan,” jelas Halim Lau.

Terkait dugaan motif perampokan, polisi juga masih melakukan pendataan terhadap barang-barang milik korban. Hingga kini belum ada kepastian mengenai barang yang hilang dari rumah korban.

AKP Halim Lau memastikan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku dan motif sebenarnya di balik kasus ini.