“Polda Jambi Turunkan Tim Asistensi untuk Investigasi Kasus Meninggalnya Santri AH di Pondok Raudhatul Mujawwindin Kabupaten Tebo”
JURNALNEWS.CO.ID – Pada tanggal 14 November 2023 lalu, terdapat berita mengenai dugaan kematian tidak wajar seorang santri bernama AH (13) di Pondok Raudhatul Mujawwidin Kabupaten Tebo. Dalam rangka mengungkap kasus tersebut, Ditreskrimum Polda Jambi menurunkan tim asistensi ke Polres Tebo untuk melakukan investigasi yang lebih mendalam.
Dilaporkan bahwa AH ditemukan meninggal dunia di lantai tiga asrama An-Nawawi Ponpes Raudhatul Mujawwidin. Berdasarkan surat keterangan kematian dari Klinik Rimbo Medical Centre, kematian AH disebabkan oleh tersengat listrik. Namun, pada tanggal 20 November 2023, makam AH dibongkar (ekshumasi) dan dilakukan autopsi oleh pihak kepolisian untuk menyelidiki penyebab kematian.
Autopsi ini dilakukan dengan persetujuan keluarga AH, yang menginginkan kejelasan mengenai kematian santrinya. Pada tanggal 6 Desember 2023, hasil dari ekshumasi tersebut diumumkan oleh dokter yang menyatakan bahwa AH meninggal dunia akibat patah batang tengkorak dan pendarahan di otak.
Berdasarkan hal ini, Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. XYZ, menyatakan bahwa pihak kepolisian akan mengusut kasus ini secara serius dan profesional. Tim asistensi yang diturunkan juga akan bekerja sama dengan pihak kepolisian setempat untuk mencari fakta-fakta yang lebih jelas mengenai kematian AH. Minggu (17/3/24).
Kabid Humas juga menambahkan bahwa pihak keluarga pihak AH sangat kooperatif dan mendukung proses investigasi ini, karena mereka juga ingin mengetahui kebenaran mengenai kematian santrinya. Pihak kepolisian juga memastikan bahwa proses pengungkapan kasus ini akan berjalan secara transparan dan tidak ada yang ditutup-tutupi.
Diharapkan dengan adanya tim asistensi ini, kasus kematian AH dapat terungkap dan keadilan dapat ditegakkan bagi keluarga dan santri Pondok Raudhatul Mujawwidin. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan berita yang belum terverifikasi mengenai kasus ini. Semuanya akan terungkap dengan proses investigasi yang sedang berjalan secara profesional.

Tinggalkan Balasan