JURNALNEWS.CO.ID – Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) resmi membuka seleksi terbuka untuk posisi Pelatih Teknik di lima sektor: tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Proses seleksi ini terbuka bagi kandidat dari dalam maupun luar negeri.

Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky A. Soebagdja, menegaskan bahwa rekrutmen ini sangat penting bagi kepengurusan baru, terutama untuk jangka pendek terkait kontrak pelatih saat ini dan persiapan turnamen awal tahun depan. “Kontrak pelatih saat ini berakhir pada Desember, sedangkan turnamen Malaysia Open 2025 dimulai 7 Januari. Oleh karena itu, kami mengadakan seleksi terbuka dengan melibatkan konsultan manajemen independen,” jelas Ricky. Rabu (3/12/24)

Ia juga menambahkan bahwa pelatih saat ini dipersilakan untuk mengikuti proses seleksi yang sama.

Menurut Ricky, seleksi ini merupakan langkah PP PBSI untuk meningkatkan transparansi dan profesionalisme dalam pembinaan atlet nasional. “Semua kandidat, baik dari dalam maupun luar negeri, memiliki kesempatan yang sama,” tambah peraih medali emas Olimpiade Atlanta 1996 tersebut.

Ketua Bidang Pengembangan Prestasi Pelatnas, Eng Hian, menyatakan bahwa seleksi terbuka ini merupakan tradisi baru di PP PBSI. Selain mendorong transparansi, proses ini diharapkan bisa menjaring pelatih berkualitas yang belum pernah bekerja sama dengan PP PBSI sebelumnya.

“Tantangan ke depan semakin berat, sehingga kita butuh pelatih yang direkrut melalui proses seleksi transparan,” ujar Eng Hian, peraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004.

Terkait kemungkinan perekrutan pelatih asing, Eng Hian menilai langkah ini penting mengingat bulutangkis merupakan olahraga global. “Membuka peluang bagi pelatih asing adalah terobosan berani. Ini bukan karena kita kekurangan pelatih dalam negeri, tetapi untuk memastikan kita mendapatkan yang terbaik dan memotivasi pelatih lokal,” tambah pelatih yang mendampingi Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

Seleksi terbuka ini akan berlangsung mulai 3 Desember hingga 17 Desember 2024. Kandidat akan menjalani tahapan seleksi administrasi, wawancara, dan asesmen yang dilakukan oleh konsultan independen.(**)