JURNALNEWS.CO.ID – Era perkembangan teknologi informasi (TI) memberikan tantangan dalam pembangunan ekonomi desa. Desa dituntut harus mampu beradaptasi mengikuti kemajuan teknologi dengan mengurangi kesenjangan digital melalui pengembangan desa digital.

Pengembangan desa digital ini dapat mendorong kemajuan semua bidang di desa seperti pendidikan, perekonomian, wisata serta pelayanan terhadap masyarakat. 

Di bidang pendidikan, teknologi digital ini dapat dimanfaatkan dalam proses belajar mengajar, sehingga para guru dan siswa menjadi SDM yang kompeten dan maju. Desa digital ini juga dapat mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam mempromosikan produk-produk lokalnya menggunakan saluran e-commerce atau market place. 

Begitu juga dengan pariwisata, dengan desa digital diharapkan potensi wisata akan lebih mudah dikenalkan kepada masyarakat luas. Pada gilirannya kesejahteraan masyarakat akan meningkat melalui inovasi digital. Dengan desa digital, juga diharapkan semua pelayanan informasi dan kependudukan akan dapat dilayani dengan mudah.

Untuk mendukung Desa digital ini perlu adanya sarana dan prasarana yang memadai, seperti jaringan internet di desa, SDM Pengelola desa digital, serta dukungan aktif dari Pemerintah Desa, Kecamatan hingga Kabupaten.

Pesanggrahan adalah sebuah desa di Kecamatan Batu, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Letak geografis wilayah Pesanggrahan yang berada di kaki lereng Gunung Panderman dengan panorama yang indah serta hawanya yang sangat sejuk saat itu memiliki daya tarik tersendiri bagi siapapun yang sedang dalam perjalanan untuk beristirahat di tempat ini, seiring berjalannya waktu akhirnya daerah ini dinamakan “Desa Pesanggrahan”.

Dalam perkembangannya, tingkat pertambahan penduduk yang meningkat dengan perkembangan sosial budaya masyarakat yang semakin tinggi dengan norma kehidupan masyarakat yang diatur berdasarkan tatanan pemerintahan berskala lokal, Desa Pesanggrahan terbagi menjadi beberapa wilayah kecil yang disebut “Dusun” dengan nama yang juga diambil dengan mengikuti sejarah asal-usul dusun masing-masing. 

Kantor Desa Pesanggrahan merupakan instansi pemerintah yang bertugas memberikan pelayanan publik kepada masyarakat desa. Namun sayangnya di era informasi saat ini kantor desa belum mampu memiliki fasilitas yang memudahkan masyarakatnya untuk memperoleh informasi mengenai potensi dan sumber-sumber daya serta perkembangan pembangunan dan infrastruktur di desanya. 

Agar masyarakat desa dan juga masyarakat yang lebih luas dapat memperoleh informasi dengan cepat dan mudah, maka Kantor Desa Pesanggrahan sangat memerlukan sebuah sistem informasi berbasis web yang memuat profil tidak hanya Kantor namun juga masyarakat Desa Pesanggrahan beserta beragam informasi yang dapat memperkenalkan semua potensi dan sumber daya kekayaan alam desa sehingga dapat berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat desa, di samping tugas utamanya untuk pelayanan publik. 

Berdasarkan pada hasil-hasil analisis situasi di atas, penulis mengulas kegiatan pelatihan pembangunan website profil Desa Pesanggrahan bagi para perangkat desa khususnya perangkat desa yang bergerak di sub bagian Information Technology (IT). 

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah mempermudah masyarakat untuk menerima informasi terbaru yang dapat diakses melalui internet dan membuat desain serta membangun website profil desa yang membantu masyarakat dalam mengakses informasi tentang perkembangan pembangunan dan infrastruktur desa.

Pelatihan yang diberikan kepada para perangkat desa ini diharapkan akan memberikan wawasan baru dalam pembangunan website profil desa dan menjadikan perangkat desa yang melek digital serta memicu kreativitas dalam pembangunan konten-konten digital. 

Desa yang memiliki Sistem Informasi yang baik akan mudah dalam memberikan informasi kepada masyarakat desanya dan juga kalangan yang lebih luas seperti Instansi-instansi Pemerintah terkait baik pada level daerah hingga pusat, dan masyarakat umum. Desa juga akan lebih mudah dikenal sehingga memudahkan dalam memperkenalkan dan mempromosikan potensi-potensi serta sumber-sumber kekayaan alam yang dimilikinya, seperti potensi ekonomi, potensi Sumber Daya Alam (SDA), potensi Sumber Daya Manusia (SDM), dan pariwisata yang berbasis budaya atau alam. 

Selain itu, akan mempermudah masyarakat dalam mengamati, dan mengakses informasi terbaru tentang data dan infrastruktur Desa Pesanggrahan secara online. Dengan digunakannya Content Management System (CMS) dalam pembangunan website akan mempermudah dalam pemeliharaannya sehingga dapat kembangkan lagi untuk promosi potensi-potensi industri maupun pariwisata di Desa Pesanggrahan pada masa mendatang.

Pelatihan dilaksanakan melalui beberapa tahapan awal, yaitu: Perkenalan pada beberapa fitur yang telah ada pada website profil Kantor Desa Pesanggrahan yang telah dikembangkan;

Pemberian pengetahuan tentang cara operasional dan proses administrasi pada website profil Kantor Desa Pesanggrahan; 

Pemberian beberapa contoh konten yang sebelumnya sudah diunggah; 

Latihan secara mandiri dalam memperbarui dan mengelola website dengan bimbingan dari para pelaksana. 

Kegiatan pelatihan ini berupa implementasi komponen sistem informasi di Kantor Desa Pesanggrahan, Kota Batu dalam hal pengembangan konten digital. Agar kegiatan ini tepat guna serta dapat memberikan manfaat yang optimal maka baik pengusul kegiatan maupun mitra kegiatan harus merupakan pihak yang layak. Mitra kegiatan pelatihan ini adalah Kantor Pesanggrahan, Kota Batu dengan pertimbangan bahwa Desa Pesanggrahan belum memiliki website profil kantor Desa Pesanggrahan. 

Selain itu, wilayah Desa Pesanggrahan yang cukup luas menjadikan penggunaan sistem informasi berbasis web ini akan sangat membantu mempercepat aliran informasi ke masyarakat baik masyarakat Desa Pesanggrahan maupun kalangan yang lebih luas. 

Pada kegiatan pelatihan pengelolaan website dan pengabdian ini dilaksanakan selama satu hari, yang dibimbing oleh 2 (dua) orang narasumber, yang diikuti oleh Operator dan pegawai dari Kantor Desa Pesanggrahan. Kegiatan dilakukan dengan memberikan pemaparan materi kepada perangkat desa tentang dasar-dasar Internet dan website dilanjutkan dengan pengetahuan singkat tentang aplikasi Canva. 

Aplikasi Canva ini yang nantinya akan digunakan untuk mengembangkan konten interaktif website maupun media sosial Kantor Desa Pesanggrahan. Canva adalah sebuah perangkat (tools) yang dapat secara gratis di Internet untuk desain grafis yang menjembatani penggunanya agar dapat dengan mudah merancang berbagai jenis desain kreatif secara daring (online), mulai dari mendesain kartu ucapan, poster, brosur, info grafis, hingga presentasi. 

Canva saat tersedia dalam beberapa versi, web, iPhone, dan Android. Kegiatan dilanjutkan dengan pengelolaan website dan pengisian konten digital. Peserta yang terdiri dari perangkat Desa khususnya yang menangani bidang IT. 

Peserta dilatih mempost-kan berita-berita kegiatan desa yang telah dilakukan, mengunggah foto-foto kegiatan desa, foto-foto kegiatan kantor Desa dan foto-foto lainnya. Peserta juga dilatih untuk menyesuaikan (cutomize) website, dengan mengunggah foto sampul web, dan mengatur menu-menu dan halaman-halaman pada website masing-masing.

Di akhir kegiatan, para peserta diminta untuk mengisi kuesioner terkait pelatihan pengembangan konten digital ini. Berdasarkan analisis diperoleh informasi bahwa 90% peserta menilai bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat pada penilaian tingkat kemanfaatan pelatihan, 100% menjawab materi pelatihan ini sangat mudah dipahami pada aspek kemudahan materi, dan 100% peserta menilai bahwa pelatihan ini perlu dilanjutkan.

Penulis: Yuda Haidar Maulidi Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang