MAKASSAR, JURNALNEWS.CO.ID — Santri Expo MULIA: Hifdzil Qur’an dan Keterampilan 2026 di Kota Makassar tak hanya menghadirkan perlombaan keagamaan bagi pelajar. Rangkaian kegiatan yang digelar Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar itu juga menyuguhkan lomba panahan tradisional hingga program urban farming dan pemilahan sampah bagi remaja masjid.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai 22 hingga 27 September 2026. Sejumlah agenda disiapkan untuk pelajar jenjang TK/PAUD hingga SMA, termasuk pembinaan yang menyentuh aspek olahraga, kesehatan dan kepedulian lingkungan.
Kepala Bagian Kesra Kota Makassar, Mohammad Syarief, mengatakan panahan tradisional menjadi salah satu kegiatan yang terus didorong agar dapat digelar secara berkelanjutan setiap tahun.
Menurutnya, kegiatan memanah tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan panahan tradisional kepada generasi muda.
“Kegiatan ini adalah untuk tingkat SD, SMP, SMA ini akan ada juga lomba memanah secara tradisional, sehingga kita usahakan lomba memanah ini selalu terlaksana setiap tahun,” kata Syarief, Selasa (15/9/2026).
Ia memastikan perlengkapan yang digunakan dalam perlombaan merupakan peralatan panahan tradisional, bukan perangkat modern.
“Alat panahnya memang alat tradisional, bukan yang modern,” ujarnya.
Lomba panahan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 26 dan 27 September 2026 sebagai bagian penutup rangkaian Santri Expo MULIA.
Selain panahan, Kesra Makassar memasukkan pembinaan lingkungan bagi remaja masjid dalam rangkaian kegiatan. Sebelumnya, para remaja masjid telah mendapatkan pelatihan mengenai urban farming dan pemilahan sampah.
Program tersebut akan kembali diperkuat melalui Tabligh Akbar Remaja Masjid yang dijadwalkan pada 25 September 2026. Agenda itu sekaligus dirangkaikan dengan penilaian urban farming dan pemilahan sampah.
“Di samping itu pula, kami sebelumnya sudah memberikan pelatihan urban farming maupun pemilahan sampah untuk remaja masjid. Insyaallah itu juga akan menjadi fokus kami pada saat Tabligh Akbar Remaja Masjid,” jelasnya.
Syarief mengatakan pembinaan tersebut diarahkan agar remaja masjid tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga dapat menjadi penggerak kepedulian lingkungan di wilayah masing-masing.
Kesra Makassar mendorong pengelolaan sampah dimulai dari lingkungan masjid. Dengan cara itu, masjid diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar dalam menerapkan kebiasaan memilah sampah.
“Kami juga lagi menggalakkan agar supaya seluruh remaja-remaja masjid mampu mengelola pemilahan sampahnya dari masjid yang bersangkutan, menjadi contoh di sekeliling wilayahnya,” tuturnya.
Menurutnya, area masjid juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi mengenai pengelolaan lingkungan.
“Masjid itu, bisa juga area luar memilah sampah,” tambah Syarief.
Tak hanya kegiatan keagamaan, olahraga dan lingkungan, Kesra Makassar juga telah memulai proses verifikasi lapangan untuk lomba Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
Sekolah yang mengikuti penilaian merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan di Kota Makassar. Sekolah-sekolah tersebut sebelumnya telah dikirimkan oleh pihak kecamatan untuk mengikuti kompetisi.
Syarief mengatakan proses verifikasi dilakukan dengan mendatangi langsung sekolah yang telah ditunjuk.
“Alhamdulillah khusus untuk lomba UKS ini kami sudah mulai verifikasi di lapangan. Pihak kecamatan sudah mengirimkan sekolah-sekolah yang mewakili kecamatannya,” ungkapnya.
Penilaian UKS menjadi salah satu bagian dalam rangkaian Santri Expo MULIA untuk mendorong penerapan budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.
Rangkaian Santri Expo MULIA dijadwalkan dimulai pada 22 September 2026.
Untuk tingkat TK/PAUD dan SD, kegiatan berlangsung pada 22 September. Kemudian tingkat SMP pada 23 September, disusul tingkat SMA pada 24 September.
Selanjutnya, Tabligh Akbar Remaja Masjid yang dirangkaikan dengan penilaian urban farming dan pemilahan sampah digelar pada 25 September. Sementara lomba panahan tradisional berlangsung pada 26 dan 27 September 2026.
“Untuk tingkat SD maupun TK kita adakan di tanggal 22 September. Kemudian untuk tingkat SMP tanggal 23 September. Untuk tingkat SMA adalah tanggal 24 September,” kata Syarief.
“Tabligh Akbar Remaja Masjid ini yang dirangkaikan dengan penilaian juga urban farming dan pemilahan sampah itu di tanggal 25 September. Tanggal 26 dan 27 adalah lomba memanah,” lanjutnya.
Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung di dua lokasi, yakni Masjid Raya Makassar dan Masjid Agung Maros.
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, Kesra Makassar juga menyiapkan hadiah dengan total nilai Rp150 juta bagi para peserta yang mengikuti berbagai perlombaan dalam Santri Expo MULIA 2026.
“Total hadiah yang diperebutkan, karena ini ada hadiah yang kami sudah siapkan, insyaallah dari total kegiatan ini adalah Rp150 juta kita sudah siapkan anggarannya,” pungkas Syarief. (*)

Tinggalkan Balasan