Jakarta, JURNALNEWS.CO.ID — Pemerintah Indonesia mematangkan rencana pengiriman 2.280 ton beras premium produksi dalam negeri ke Arab Saudi guna memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah haji Indonesia pada musim haji 2026. Kebijakan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Terbatas lintas kementerian dan lembaga yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Jakarta, Senin (9/2/2026).
Dalam rapat itu, disepakati bahwa beras premium akan disuplai untuk sekitar 205.420 jamaah haji Indonesia. Kebutuhan dihitung berdasarkan estimasi konsumsi rata-rata 170 gram nasi per orang per hari selama jamaah berada di Tanah Suci.
Beras yang akan dikirim memenuhi standar kualitas internasional, dengan tingkat pecahan maksimal 5 persen serta kadar air di bawah 14 persen. Spesifikasi tersebut disesuaikan dengan permintaan pengelola dapur jamaah haji di Arab Saudi agar kualitas konsumsi tetap terjaga.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan, kebijakan ini menjadi simbol kemandirian pangan nasional sekaligus upaya peningkatan layanan bagi jamaah haji Indonesia.
“Untuk tahun ini kita mulai ekspor beras, agar jamaah haji kita berasnya dari Indonesia. Kita semua mendukung agar beras itu dari kita, ekspor ke Arab Saudi,” ujar Zulkifli Hasan.
Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan penyiapan beras haji tidak akan mengganggu pasokan dalam negeri. Hal tersebut didukung oleh kondisi cadangan beras nasional yang dinilai dalam keadaan aman.
Menurutnya, pengiriman perdana direncanakan berlangsung pada pekan ketiga Februari 2026. Selain itu, Bulog juga menyiapkan cadangan tambahan hingga 3.000 ton untuk mengantisipasi kebutuhan lanjutan selama penyelenggaraan ibadah haji.
Pemerintah memastikan seluruh proses distribusi dan pengamanan logistik beras haji akan dilakukan secara terkoordinasi lintas instansi. Langkah ini diharapkan dapat mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji 2026 sekaligus meningkatkan kenyamanan konsumsi jamaah Indonesia selama berada di Tanah Suci.

Tinggalkan Balasan