JURNALNEWS.CO.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyalurkan bantuan berupa 14 alat dan mesin pertanian (alsintan) senilai Rp1.840.000.000 kepada Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Bantuan tersebut meliputi empat unit traktor roda empat dan 10 unit traktor roda dua, yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut.
“Pompa yang sebelumnya kami kirim sangat produktif. Alat mekanisasi seperti combine harvester dan traktor juga terbukti efektif,” ujar Mentan saat melakukan kunjungan kerja di Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Selasa (7/1).
Mentan mengapresiasi kemajuan sektor pertanian di Bangkalan yang berhasil meningkatkan produktivitas padi hingga 51 persen. Produksi padi meningkat dari 49 ribu hektare menjadi 74 ribu hektare pada tahun 2025, berkat bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian tahun anggaran 2024 dan 2025.
“Bangkalan adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan petani dapat menghasilkan perubahan signifikan. Dengan kolaborasi seperti ini, target produksi nasional dari 30 juta ton menjadi 32 juta ton pada 2025 saya yakin dapat tercapai,” tambahnya.
Dalam kunjungannya, Mentan juga melakukan panen padi menggunakan combine harvester sebagai bukti nyata efektivitas mekanisasi dalam meningkatkan hasil pertanian. Menurutnya, Bangkalan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menerapkan teknologi modern di sektor pertanian.
Penjabat (Pj) Bupati Bangkalan, Arief M. Edie, menyampaikan bahwa bantuan tersebut memberikan dampak positif yang signifikan bagi para petani. Dengan alsintan seperti combine harvester dan traktor, produktivitas petani meningkat hingga memungkinkan panen tiga hingga empat kali setahun, dibanding sebelumnya hanya dua kali.
“Alhamdulillah, bantuan ini membantu kami mencapai surplus pangan hingga delapan bulan ke depan. Kami optimistis mampu mewujudkan swasembada pangan pada 2025,” ungkap Arief.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, yang turut hadir, menekankan pentingnya koordinasi antar-lini untuk mendukung ketahanan pangan. Ia juga menyebut pembangunan 2 juta hektare lahan irigasi sebagai prioritas untuk memastikan keberlanjutan produktivitas pertanian.
“Jika semua kepala daerah bergerak seperti Bangkalan, swasembada pangan dapat terwujud lebih cepat,” ujarnya.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan petani, Kabupaten Bangkalan menjadi model keberhasilan yang dapat dicontoh untuk mendorong ketahanan pangan nasional.

Tinggalkan Balasan