Kutai Kartanegara, JURNALNEWS.CO.ID — Program ketahanan pangan nasional kembali digelorakan melalui kegiatan penanaman jagung hibrida secara serentak di Desa Jongkang, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (4/11) .
Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan daerah. Penanaman di lahan seluas sekitar satu hektare milik petani setempat ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, di antaranya Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto, PLT Kabid Distanak Kukar Taufik, Sekcam Loa Kulu Heru, Koordinator BPP Loa Kulu Mulyadi, serta perwakilan dari Koramil Loa Kulu, PPL, perangkat desa, PKK, dan kelompok tani.
Dalam sambutannya, Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto menegaskan pentingnya kebersamaan antara aparat pemerintah dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan.
“Program ini bukan hanya menanam jagung, tapi menanam semangat gotong royong dan kemandirian pangan bagi desa kita,” ujarnya.
Sementara itu, PLT Kabid Distanak Kukar Taufik menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita pemerintah pusat yang fokus memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan kepada petani, mulai dari proses penanaman hingga pendistribusian hasil panen ke gudang Bulog,” jelasnya.
Lebih dari sekadar kegiatan pertanian, penanaman jagung serentak ini juga menjadi ajang silaturahmi dan sinergi lintas sektor antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat desa. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan produktivitas pertanian lokal serta menumbuhkan semangat swasembada pangan di Kutai Kartanegara.
Dengan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, Desa Jongkang diharapkan dapat menjadi salah satu contoh desa tangguh pangan yang mandiri dan berdaya saing tinggi di Kalimantan Timur.

Tinggalkan Balasan