JURNALNEWS.CO.ID – Tim gabungan dari Jatanras Polda Riau dan Polda Sumbar telah mengambil tindakan tegas dengan menembak mati RC (41) yang merupakan seorang perampok bersenjata api yang melarikan diri dari Sumbar ke Batu Belah, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Menurut Dirreskrimum Polda Riau, Kombes. Pol. Asep Darmawan, “RC tewas dengan 11 luka tembak saat penangkapan karena pelaku melawan saat ditangkap dan melepaskan tembakan kepada petugas gabungan, Sabtu (27/1).” Ujarnya. Minggu (28/1/24).

Kombes. Pol. Asep Darmawan menjelaskan bahwa RC melawan dengan menembak ke segala arah, yang mengakibatkan dua petugas mengalami luka tembak di tangan dan perut karena salah satu dari mereka mengenakan rompi antipeluru.

Selain itu, Kombes. Pol. Asep Darmawan juga menyatakan bahwa pihaknya memberikan bantuan kepada Polda Sumbar setelah mendapatkan informasi bahwa RC melarikan diri ke Riau setelah melakukan lima kali perampokan di Sumatera Barat. RC tidak ragu-ragu menembak korban saat beraksi.

“Kami menangkap RC setelah menangkap IL dan MZ, yang juga merupakan rekan RC dalam melakukan perampokan. Pada Sabtu, 27 Januari 2024 dini hari, tim mendapatkan informasi bahwa RC berada di wilayah Batu Belah bersama istrinya. Saat akan ditangkap, pelaku melepaskan tembakan sembarangan, sehingga petugas membalas tembakan,” jelas Dirreskrimum Polda Riau.

Diketahui bahwa RC dan komplotannya telah melakukan lima perampokan kejam pada tahun 2021 di Bukit Tinggi. Mereka berhasil merampok Rp700 juta dan menembak korban. Setahun kemudian, RC beraksi di Kabupaten Agam bersama enam rekannya. Namun, keenam rekannya tersebut telah ditangkap oleh Jatanras Polda Riau.

Kepala Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau menambahkan bahwa pada tahun 2022, RC juga melakukan perampokan uang sebesar Rp70 juta di Bukittinggi dan pelaku juga menembak korban-korbannya. Pada awal tahun 2024, RC kembali melakukan aksinya di Solok dan Padang Pariaman dengan menembak para korban. Setelah itu, RC berhasil melarikan diri ke Provinsi Riau pada tanggal 25 Januari 2024.

“Ada sebanyak 11 tembakan yang mengenai tubuh RC, semuanya dilakukan dari jarak jauh. Setelah jasad korban diotopsi di RS Bhayangkara, jenazahnya akan dikembalikan kepada keluarga untuk dikebumikan,” tutup Kombes. Pol. Asep Darmawan.