JURNALNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota Makassar menyiapkan bonus bagi atlet yang berhasil meraih prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026. Apresiasi tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap perjuangan kontingen Makassar yang membidik minimal 200 medali emas sekaligus mempertahankan gelar juara umum.
Komitmen tersebut disampaikan Munafri yang akrab disapa Appi saat melepas kontingen Kota Makassar di Lapangan Karebosi, Jalan Ahmad Yani, Makassar, Selasa (27/10/2026).
Meski belum mengumumkan besaran bonus, Appi menegaskan pemerintah kota tengah menghitung skema penghargaan yang akan diberikan kepada atlet berprestasi.
“Kami sedang menghitung benar-benar, tetapi insya Allah akan ada bonus yang disiapkan,” katanya.
Selain menyiapkan penghargaan, Appi meminta seluruh atlet memanfaatkan kesempatan bertanding untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Ia menilai, Porprov bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan pembuktian atas proses pembinaan, kedisiplinan, dan kerja keras yang telah dijalani para atlet.
“Pertahankan gelar juara, harumkan olahraga Makassar menuju pentas nasional,” pesan Appi di hadapan para atlet dan jajaran kontingen.
Ia optimistis Makassar memiliki peluang untuk kembali mendominasi kompetisi olahraga tingkat provinsi. Karena itu, target minimal 200 medali emas diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk tampil maksimal di setiap cabang olahraga.
“Besar harapan kita untuk bisa memberikan hasil yang maksimal, hasil yang terbaik, dan yang lebih penting lagi, mempertahankan predikat juara umum dengan penambahan medali emas seperti yang ditargetkan, minimal 200 medali emas,” ujarnya.
Menurut Appi, prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan. Dibutuhkan proses panjang yang mencakup latihan teratur, kerja keras, disiplin, serta pengorbanan untuk mencapai hasil yang membanggakan.
“Jangan disia-siakan. Maksimalkan kemampuan dan keunggulan yang kalian miliki. Bertandinglah dengan penuh percaya diri, disiplin, dan semangat pantang menyerah,” imbuhnya.
Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026 akan berlangsung pada 7–14 November 2026 di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo. Dalam ajang tersebut, kontingen Kota Makassar mengikuti seluruh 45 cabang olahraga (cabor) utama yang dipertandingkan.
Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, dipercaya memimpin kontingen sebagai ketua. Ia menyampaikan laporan kesiapan atlet dan seluruh unsur pendukung dalam acara pelepasan di Lapangan Karebosi.
Berdasarkan laporan tersebut, kontingen utama Makassar terdiri atas 1.171 personel, meliputi 824 atlet, 153 pelatih, 126 official, dan 23 mekanik.
Dari total atlet yang diberangkatkan, sebanyak 483 merupakan atlet putra dan 341 atlet putri.
Pembagian lokasi pertandingan meliputi 24 cabang olahraga yang digelar di Kabupaten Bone dan 21 cabang olahraga di Kabupaten Wajo. Selain mengikuti seluruh cabor utama, Makassar juga berpartisipasi dalam empat cabang olahraga ekshibisi dari total 10 cabor ekshibisi yang dipertandingkan.
“Pada Porprov XVIII tahun 2026 ini, kontingen Kota Makassar mengikuti seluruh 45 cabang olahraga yang akan dipertandingkan,” ujar Zulkifly.
Ia menjelaskan, kesiapan kontingen tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet, tetapi juga dukungan pelatih, official, mekanik, serta unsur pendukung lainnya yang bertugas memenuhi kebutuhan selama kompetisi.
Selain 1.171 personel kontingen utama, terdapat 116 personel panitia pendukung yang akan membantu kelancaran pelayanan dan operasional selama pelaksanaan Porprov.
“Dengan dukungan seluruh unsur tersebut, jumlah keseluruhan personel yang terlibat dalam kontingen dan pendukung Kota Makassar mencapai 1.287 orang,” jelasnya.
Zulkifly menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar, khususnya Wali Kota Munafri Arifuddin, atas perhatian terhadap pembinaan olahraga dan dukungan bagi para atlet.
Ia berharap dukungan tersebut menjadi tambahan motivasi bagi atlet, pelatih, official, serta seluruh unsur kontingen untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
Zulkifly juga berharap Appi dapat menghadiri pembukaan Porprov XVIII di Kabupaten Bone sebagai bentuk dukungan langsung kepada kontingen Makassar.
Di samping mengejar target medali dan menyiapkan bonus, Appi mengingatkan para atlet agar tetap menjaga sportivitas selama pertandingan. Menurutnya, prestasi yang membanggakan harus diraih melalui cara yang terhormat dengan mematuhi aturan dan menghormati lawan.
“Raihlah prestasi dengan cara yang terhormat, hormatilah lawan, patuhi aturan pertandingan, dan tunjukkan karakter sebagai atlet Kota Makassar yang berintegritas dan bermartabat,” pesannya.
Ia juga meminta seluruh anggota kontingen menjaga nama baik Kota Makassar dengan menunjukkan sikap santun, disiplin, dan bertanggung jawab selama berada di Kabupaten Bone maupun Kabupaten Wajo.
Bagi Appi, Porprov tidak hanya menjadi arena persaingan memperebutkan medali, tetapi juga kesempatan mempererat hubungan antardaerah di Sulawesi Selatan.
“Bukan hanya sekadar bertanding, tetapi juga berkenalan dengan masyarakat yang datang dari seluruh Sulawesi Selatan. Ini sangat penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan kita melalui olahraga,” ungkapnya.
Lebih jauh, Appi menegaskan bahwa perhatian terhadap atlet tidak boleh berhenti pada pemberian bonus. Pemerintah kota juga berupaya memperkuat infrastruktur dan fasilitas olahraga untuk mendukung pembinaan secara berkelanjutan.
Ia mengakui sejumlah fasilitas olahraga yang tersedia di Makassar bukan merupakan milik pemerintah kota. Karena itu, Pemkot Makassar berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak guna memastikan kebutuhan sarana olahraga dapat terpenuhi.
“Kami sedang mencoba membangun kerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan tersebut. Kami juga akan membangun infrastruktur yang memang dibutuhkan bagi pembinaan olahraga di kota ini,” jelasnya.
Appi juga berencana hadir langsung menyaksikan perjuangan kontingen Makassar selama Porprov berlangsung. Kehadiran tersebut diharapkan dapat memberikan dorongan semangat bagi atlet untuk mencapai hasil terbaik.
Dengan target minimal 200 medali emas, dukungan pemerintah, dan kekuatan 824 atlet yang berlaga di seluruh cabang olahraga utama, kontingen Makassar diharapkan mampu mempertahankan gelar juara umum sekaligus memperkuat fondasi pembinaan atlet menuju kompetisi tingkat nasional.
Pemerintah Kota Makassar berharap partisipasi dalam Porprov XVIII tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga melahirkan atlet potensial yang mampu membawa nama daerah ke jenjang yang lebih tinggi.(*)

Tinggalkan Balasan