JURNALNEWS.CO.ID – Kapal kontainer MV Kuala Mas milik PT Temas Shipping tenggelam di Perairan Teluk Kupang pada Sabtu, 21 Desember 2024, pukul 08.34 WITA.

Kapal berbobot 6.007 GT ini sebelumnya berlayar dari Makassar menuju Pelabuhan Tenau Kupang untuk kegiatan bongkar muat.

Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, mengatakan 20 anak buah kapal termasuk nakhoda berhasil selamat dalam evakuasi. Namun, kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 70 miliar.

“Kerugian lingkungan juga terjadi karena adanya tumpahan minyak dan oli di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.”

“Tidak ada korban jiwa tapi terjadi kerugian ekosistem,” ungkapnya.

Penyebab awal kecelakaan ini, jelas Irwan, karena terbawa arus pada pukul 02.00 setelah angkat jangkar untuk persiapan bongkar muat di Pelabuhan Tenau. kapal kemudian miring sekitar 10 derajat dan berbenturan dengan Kapal Tanker Maritim Khatulistiwa. Terjadi kebocoran pada kapal ini akibat benturan tersebut.

Kapten kapal, Pattahudin, langsung melaporkan ini kepada Syahbandar. Ia pun mengarahkan kapal untuk dikandaskan ke arah laut yang lebih dangkal. Kapal MV Kuala Mas akhirnya kandas dan mesin dimatikan pada pukul 06.00 WITA.

Menjelang pukul 07.57 WITA, kapten yang berusia 60 tahun itu memerintahkan seluruh awak untuk naik ke sekoci. Mereka berhasil dievakuasi oleh personel Ditpolairud Polda NTT dan dibawa ke Dermaga Ditpolairud.

Kapal ini sepenuhnya tenggelam pada pukul 08.34 WITA di perairan Kupang setelah semua awak kapal sampai di Dermaga Ditpolairud Polda NTT.

(Putra Firmandus)