JURNALNEWS.CO.ID – Seorang janda di Makassar, A (42), ditipu, pria yang ia kenal melalui aplikasi Badoo – Chat & Dating’, Dia diajak ke hotel, lalu emas dan ponselnya dibawa kabur oleh pria tersebut.

Kejadian tersebut kini ditangani Unit Reserse Kriminal Polsek Ujung Pandang Polrestabes Makassar, melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penipuan terhadap seorang janda inisial A (42), di sebuah Hotel Jalan Dr Sutomo Kota Makassar, tepatnya di Hotel Artha Kencana.

Aiptu Abd Rais membeberkan kronologinya, kejadian Sekira pukul 10.00 Wita. Saat itu, SS meminta A menemaninya jalan-jalan ke Pantai Losari. Kamis (5/11) Namun sebelum itu, SS mengaku akan ke bank terlebih dahulu hendak menukar uang pecahan USD 100. Bukannya ke bank, SS malah berbelok ke sebuah hotel di Jl Dr Sutomo, Makassar.

Saat korban hendak buang air kecil di kamar mandi hotel, di situlah pelaku melakukan aksi dengan mengambil beberapa barang berharga milik korban, Jadi korban tidak menyadari liontin kalung emas, uang tunai Rp 150.000, dan ponsel diambil pelaku, kemudian pelaku bergegas meninggalkan hotel begitu saja, lanjutnya.

Dari pengakuan korban dia mengaku seolah terhipnotis dengan bujuk rayu pelaku, sehingga saat ke kamar mandi hotel, dia (A) tidak menyadari bila liontin kalung emas, uang Rp150 ribu, dan sebuah handphone miliknya telah dikuasai pelaku lalu meninggalkan korban begitu saja. Jelas Aipda Rais.

Hingga kini, personel Kepolisian Sektor Ujung Pandang tengah mengamati dan mempelajari rekaman CCTV hotel, selanjutnya akan memeriksa beberapa karyawan hotel, guna mencari bukti petunjuk agar pelaku dapat segera terindentifikasi.

Saat ini kami telah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi termasuk pegawai hotel itu karena pelaku menyewa kamar hotel itu, otomatis menggunakan KTP yang diduga kuat juga palsu,” tukas Kapolsek Ujung Pandang Polrestabes Makassar, AKP Ardy.

Jadi ini akan kami dalami guna mengidentifikasi pelaku karena mulai dari rekaman CCTV dan beberapa lembar uang pecahan 100 dollar palsu serta KTP milik pelaku yang diduga palsu, telah kami amankan untuk proses penyelidikan selanjutnya,. Pungkas AKP Ardy.