JURNALNEWS.CO.ID – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., MA., Ph.D., mengimbau umat Islam untuk selalu meneladani sikap dan perbuatan Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, Nabi Muhammad SAW merupakan teladan terbaik (uswatun hasanah) sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an.

“Nabi Muhammad dalam kehidupan sehari-hari mampu membagi waktu dengan baik, antara bekerja, beribadah kepada Allah SWT, dan beristirahat,” ungkapnya, seperti dikutip dari laman RRI, Senin (27/1/2025).

Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan manusia dengan Allah SWT. Hubungan ini, lanjutnya, dapat diwujudkan melalui ibadah salat yang harus dilakukan di mana saja dan kapan saja.

“Kita harus selalu terhubung dengan Allah SWT. Salat adalah sarana kita berkomunikasi dengan-Nya. Dalam salat, terdapat bacaan Al-Qur’an yang memiliki makna mendalam,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa salat tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga memiliki dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari, yaitu mencegah perbuatan buruk dan kemungkaran. Oleh karena itu, ia mengajak umat Islam untuk memperingati Isra Mi’raj sebagai momentum refleksi.

“Kita perlu memperingati Isra Mi’raj agar tidak hanya mengandalkan akal dan pikiran dalam menilai sesuatu. Agama harus dimaknai sebagai kesalihan individu sekaligus kesalihan sosial,” ujarnya.

Menurutnya, seorang hamba Allah yang baik adalah mereka yang paling bermanfaat bagi orang lain. “Artinya, hidup sebagai hamba Tuhan di muka bumi harus membawa manfaat, terutama bagi sesama,” tutupnya.