Peluncuran buku ini sekaligus memperingati hari lahir Tjokorde Gde Rake Soekawati yang ke-123. Dalam perjalanan hidupnya, Tjokorde GdeRake Soekawati tercatat sebagai satu-satunya Presiden Negara Indonesia Timur. Ia menjabat sejak tahun 1946 hingga pembubaran Negara Indonesia Timur pada tahun 1950. Selain itu, ia juga tercatat sebagai abdi dalem Ubud, serta diplomat seni dan budaya.
Penyusunan buku Laksana Manut Sasana sendiri digagas oleh Yayasan Janahita Mandala Ubud bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mendekatkan nilai-nilai kepeloporan almarhum kepada generasi mendatang. Penyusunan tersebut juga melibatkan beberapa penulis dan peneliti serta melalui tahapan focus group discussion.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan atas kerjasama kebangkitan Bali, kebangkitan ekonomi. Kita masih berada di tengah pandemi, tetapi kita harus melakukan upaya untuk memperkuat kembali sektor-sektor yang terkena dampak,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan