JURNALNEWS.CO.ID – Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yang baru, Arifatul Choiri Fauzi, menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak di Indonesia. Ia menyadari tantangan besar yang masih dihadapi, seperti perempuan yang masih terpinggirkan, anak-anak yang belum mendapatkan haknya, serta kekerasan yang terus terjadi. Namun, ia yakin dengan kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak, semua tantangan tersebut dapat diatasi.

“Saya akan bekerja keras bersama seluruh elemen masyarakat dan memastikan KemenPPPA tetap berada di garis depan dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak,” ungkapnya Selasa (22/10/24).

Arifatul juga menyampaikan penghargaan kepada pendahulunya, Bintang Puspayoga, yang memimpin KemenPPPA selama lima tahun terakhir. Ia merasa terhormat bisa melanjutkan perjuangan Bintang Puspayoga dan berkomitmen untuk menjaga semangat dalam memberdayakan perempuan dan melindungi anak-anak di Indonesia.

Bintang Puspayoga dalam sambutannya pada acara serah terima jabatan, menekankan pentingnya kerja sama dalam menghadapi isu-isu terkait perempuan dan anak. Ia juga menyoroti pencapaian selama masa jabatannya, termasuk penurunan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, namun ia mengingatkan bahwa perjalanan masih panjang dengan tantangan yang berat.

Pada kesempatan tersebut, Veronica Tan, yang menjabat sebagai Wakil Menteri PPPA, menyampaikan fokusnya pada upaya preventif dan pentingnya pendidikan berkualitas bagi anak-anak serta kemandirian perempuan.

Acara ini dihadiri oleh berbagai organisasi yang mendukung pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, menunjukkan komitmen bersama untuk menghadapi tantangan di bidang ini.(*)

(Alya)