JURNALNEWS.CO.ID, – Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi salah satu faktor dalam menjaga produktivitas karyawan . bila suatu usaha dapat menerapkan K3 dengan baik maka Kecelakaan atau cidera dalam kerja dapat terhindarkan dan juga dapat meminimalisir kecelakaan . sehingga pekerja dapat melakukan pekerjaannya dengan maksimal tanpa terganggu oleh bahaya atau kecelakan kerja .
Kesadaran pada Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada pengrajin gerabah masih sangat rendah . hal tersebut sangat tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan cidera pada saat bekerja.
Dari hasil wawancara dan survey kepada pengrajin gerabah di desa kedungsari, keselamatan dan kesehatan kerja pada saat produksi gerabah masih belum diterapkan dengan baik sesuai dengan prosedur K3 pada setiap usaha. Hal ini dikarenakan para pegrajin sudah terbiasa tanpa menggunakan prosedur K3 serta dirasa kecelakaan pada produksi gerabah sangat rendah sehingga pengrajin tidak meggunakan alat pelindung diri pada saat melakukan produksi .
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan upaya kita untuk mencipatakan lingkungan kerja yang sehat dan aman , sehingga dapat mengurangi probabilitas kecelakaan kerja/penyakit akibat kelalaian yang mengakibatkan demotivasi dan defisiensi produktivitas kerja . Menurut UU Pokok Kesehatan RI No.9 Th.1960 Bab l Pasal ll, Kesehatan Kerja adalah suatu kondisi kesehatan yang bertujuan agar masyarakat pekerja memperoleh derajat Kesehatan setinggi-tingginya , baik jasmani ,rohani maupun social, dengan usaha pencegahan dan pengobatan terhadap penyakit atau gangguan Kesehatan yang disebabkan oleh pekerjaan dan lingkungan kerja maupun penyakit umum .
“Kami melakukan sosialisasi terkait pentingnya K3 saat pembuatan gerabah dikarenakan para pengrajin sama sekali tidak mengenakan alat perlindungan didalam proses pembuatan gerabah seperti tidak mengenakan sarung tangan, masker dan alas kaki pada saat pembakaran gerabah. Kebiasaan tersebut perlu dirubah dengan prosedur K3 yang sesuai” tutur Bella Putri Damayanti selaku ketua PHP2D UNP Kediri.
Media yang digunakan, yaitu poster, bukusaku tentang K3, serta APD. APD yang digunakan, yaitu masker, sarungtangankain,dan sepatuboot. Buku sakudan APD tersebut nantinya diserahkan kepada pengrajin dan dapat dimanfaatkan usai program ini selesai.
Dengan ini tim PHP2D UNP Kediri melakukan sosialisasi tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dengan dua kegiatan yang pertama dengan penyampaian materi yang disampaikan oleh ibu Astri Rino kegunaan pentingnya penerapan K3 untuk kegiatan kedua yaitu sosialisasi dengan door to door kepada para pengrajin tentang pentingnya penerapan K3.tujuannya agar pengrajin dapat mempraktikan secara langsung serta mengetahui akibat yang ditimbulkan jika tidak menerapkan K3 dengan baik dan benar.

Tinggalkan Balasan