JURNALNRWS.CO.ID – Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) merupakan tahapan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak di awal kehidupan sehingga disebut pula sebagai golden period atau periode emas. Fase ini dimulai sejak dimulai sejak terbentuknya janin pada saat kehamilan (270 hari) sampai dengan anak berusia 2 tahun (730 hari).

Untuk itu, UPT Balai KB Kecamatan Manggala bersama Mahasiswa Magang Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku (PKIP) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan operasional ketahanan keluarga berbasis kelompok kegiatan poktan di Kampung KB.

Adapun sasaran dalam kegiatan ini yaitu ibu balita, ibu hamil dan menyusui, kader, serta pengelola dashat atau dapur sehat di Kampung KB kelurahan Manggala. Dihadiri pula oleh beberapa penyuluh dari UPT Balai KB Kecamatan Manggala.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 17 Oktober 2023 di Kampung KB Kelurahan Manggala. Kegiatan ini berupa sosialisasi dan penyuluhan 1000 HPK yang kemudian dilanjutkan dengan bermain permainan edukatif ular tangga terkait 1000 HPK pula. Penyuluhan ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan informasi, pemahaman, dan keterampilan kepada peserta dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan. Adapun jumlah peserta yang hadir sebanyak 20 orang.

Kegiatan ini diawali dengan penyampaian materi tentang 1000 HPK oleh salah satu penyuluh yaitu Ibu Hasnawati, S.KM., M.Kes dengan metode ceramah.
“1000 HPK penting untuk kita perhatikan karena 80% perkembangan otak anak terjadi di masa ini untuk itu penting bagi ibu untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal” kata ibu Hasnawati dalam penyampaian materinya.
Setelah itu, dilanjutkan pemberian edukasi menggunakan media permainan ular tangga oleh Amaliah dan Nursafitri Azzahrah selaku mahasiswa magang PKIP FKM Unhas. Namun, sebelum itu kami mengajak para peserta untuk bersama-sama melakukan salam BKB.

“Orang tua hebat, baduta cerdas, kelurga bahagia” salam BKB yang diucap secara bersama-sama.

Aturan pertama permainan tersebut peserta dibagi menjadi 4 tim, yang masing-masing berjumlah 5 orang kemudian memilih satu orang perwakilan yang akan menjadi pion selama bermain. Setiap kotak dalam permainan ular tangga tersebut berisi informasi dan pesan terkait 1000 HPK dan tumbuh kembang anak.

Untuk itu, pada saat melakukan permainan ular tangga, setiap peserta diminta untuk membacakan informasi dan pesan pada kotak yang diinjak. Selain itu, dalam permainan ini terdapat pula kotak “tanda tanya” dimana bagi peserta yang menginjak kotak tersebut akan diberikan pertanyaan yang harus di jawab oleh para peserta berkaitan dengan 1000 HPK.

Pada saat setelah permainan sudah selesai, kegiatan ini kemudian ditutup oleh Kepala UPT Balai KB Kecamatan Manggala, Ibu Sri Yuniatin yang kembali lagi mengajak para ibu untuk lebih memperhatikan 1000 HPK dan tumbuh kembang anak mereka.