JURNALNEWS.CO.ID – Sampah menjadi salah satu permasalahan yang cukup sulit di tangani di Indonesia. Hal ini terjadi karena kebiasaan masyarakatnya sebagai konsumen yang selalu menghasilkan sampah.
Oleh karena itu dengan mengubah barang bekas terutama koran atau kertas-kertas bekas menjadi barang yang dapat digunakan kembali dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan.
Kreativitas pemanfaatan barang bekas menjadi kerajinan tangan adalah solusi yang cukup baik untuk mengubah sampah kertas menjadi menjadi barang yang berguna kembali, bahkan memiliki nilai jual serta dapat dikreasikan menjadi barang yang mempunyai nilai estetika.
Kreativitas dalam diri seseorang dapat ditumbuhakan melalui banyak cara, salah satunya yaitu dengan membuat kerajinan tangan.
Sampah kertas dapat dibuat kerajinan tangan seperti hiasan kamar, lampu hias, tempat pensil, keranjang, dan lain lain.
Pemanfaatan sampah kertas masih jarang dilakukan di lingkungan sekolah kurang memperhatikan hal-hal seperti kreativitas kerajinan tangan dengan memanfaatkan sampah.
Dengan adanya program kegiatan pelatihan kreativitas pemanfaatan sampah kertas menjadi kerajinan tangan ini diharapkan siswa/siswi di sekolah dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan memanfaatkan sampah,
selain itu siswa/siswi dapat mempunyai keterampilan dalam hal kreativitas serta dapat meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan.
Dalam permasalahan tersebut, kaum Generasi muda sebagai penggerak di zaman sekarang dan masa yang akan datang inilah yang harus diperkenalkan dan juga sebagai tantangan bagi mereka agar siswa/siswi di Indonesia dan bisa terus berkembang sampai generasi-generasi berikutnya.
Maka dari itu, kami sebagai Mahasiswa/mahasiswi dari Program Studi S1 Akuntansi Universitas Pamulang melakukan kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) untuk mengatasi permasalahan tersebut yang diselenggarakan di Rumah Yatim Mizan, Limo, Depok.
Sesuai judul yang kami buat, Pelatihan mengenai pemanfaatan barang bekas menjadi hiasan sebagai bentuk meningkatkan kreativitas yang akan kami perkenalkan kepada para siswa/siswi Sekolah Dan Rumah Yatim Mizan yang berjumlah 32 orang tersebut diselenggarakan pada tanggal 24 Oktober 2021.
Pelatihan mengenai pemanfaatan barang bekas, salah satunya merubah dari kardus jadi hiasan dingding. Tujuan utama kami atas materi yang telah kami buat yaitu menciptakan kaum Generasi muda di Kota Depok agar lebih mengetahui mengenai pemanfaatan barang bekas menjadi hiasan sebagai bentuk meningkatkan kreativitas.
Pelatihan kreasi dilaksanakan melalui beberapa tahap yaitu dengan pemberian materi serta pengetahuan, dalam pelaksanaan pelatihan kreasi nantinya siswa/siswi akan dibimbing untuk dapat berkreasi membuat berbagai kerajinan hiasan dingding.
Kemudian hasil kerajinan hiasan dingding akan di jual ke pasar atau toko oleh siswa/siswi pelatihan kreasi.
Harapan kami sebagai mahasiswa/mahasiswi Universitas Pamulang kepada para siswa/siswi di Sekolah Dan Rumah Yatim Mizan maupun diluar Sekolah Dan Rumah Yatim Mizan diharapkan mampu membuat sebaik mungkin agar mengenai pemanfaatan barang bekas menjadi hiasan bisa di lakukan semua siswa/siswi di Indonesia.

Tinggalkan Balasan