JURNALNEWS.CO.ID – Sebagai mitra kepala desa kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama pemerintah desa sehinghingga pelaksamaan kegiatan hari ini berjalan lancar dan semoga apa yang kita usulkan hari ini tentu harus searah dengan pemerintah daerah. Ujar Nurdin, S. Pd, Anggota BPD dalam Musrenbang Desa Membahas dan Menyepakati Rancangan RKP-Desa Tahun Anggaran 2024, yang dilaksanakan di Kantor Desa Mattiro Walie. Selasa, (10/10/23).
Penting dalam membangun kesadaran masyarakat akan hak-hak partisipatif warga dalam pembangunan desa. Melalui proses ini, dapat mencapai pembangunan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat. Tutup Nurdin.
Kepala Desa Mattiro Walie Hamzah dalam sambutannya, untuk mencapai tujuan bersama tentu di kegiatan Musrenbang Desa pada hari kita laksanakan merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan di desa kita.
“Lanjut Hamzah, selaku kepala desa, kami berharap apa yang menjadi usulan masyarakat adalah kebutuhan prioritas dan berkelanjutan dan berdampak positif bagi semua warga. Katanya.”
Camat Liukang Tupabbirng Utara Husni Tamrin, berharap apa yang menjadi usulan warga betul-betul hal yang memdesak baik itu pembangunan Pisik, pemberdayaan, pendidikan, kesehatan, itu harus berjangka panjang. Katanya.
Iqra Kabid pengawasan dan pengembangan Desa Kabupaten Pangkep mengatakan, pokus terkait pengelolaan anggaran dana desa optimalisasi yakni pelaksanaan program jaminan kesehatan nasional.
Salah satu intruksi presiden indikator keberhasilan pelaksanaan program desa yakni dengan pecegahan narkoba, ini salah satu yang perlu ditindaklanjuti oleh kepala desa adalah pembentukan kampung tangguh narkoba, terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) akan ada pengurangan penerima, karena sekarang penerima BLT itu yang masuk kategori kemiskinan ekstrem yaitu masyarakat tidak bisa hidup kalau tidak dibantu.
“Iqra menyampaikan lebih awal ke warga bahwa penerima BLT yang nantinya tidak menerima lagi (namanya dicoret) jangan salahkan pemerintah desa, jadi yang menerima BLT yang akan datang itu khusus masyarakat masuk kategori kemiskinan ekstrem. Jelas Iqra.”
Hadir dalam Musrenbang Desa: Kepala Desa Mattiro Walie, Camat Liukang Tupabbiring Utara, Danramil, Kapolsek, Tim Tenaga Pendamping Profesional dan Unsur Masyarakat Desa Mattiro walie.

Tinggalkan Balasan