JURNALNEWS.CO.ID – Warung Arema Fried Chicken merupakan usaha yang bergerak dibidang makanan yang di kelola oleh Bu Mindarti. Usaha ini berdiri sejak bulan September 2021. Lokasi usaha warung Arema Fried Chicken berada di Dusun Losawi RT 03 RW 08 Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Warung ini buka setiap hari mulai pukul 10.00-17.00 WIB.
Dalam pengelolaan persediaannya, warung Arema Fried Chicken membeli persediaan setiap hari dengan alasan karena pemiliknya menginginkan makanan yang dijual menggunakan bahan-bahan yang segar dan fresh.
Warung Arema Fried Chicken setiap harinya hanya memproduksi 50 pcs ayam geprek saja dengan harga per pcs nya Rp 13.000. Warung tersebut memerlukan modal sebesar Rp 386.000 dan pendapatan yang bisa diperoleh oleh warung Arema yaitu sebesar Rp 650.000.
Keuntungan dari penjualan itu disimpan di Bank BCA. Sistem pencatatan pada Warung Arema Fried Chicken sudah menggunakan komputerisasi. Pencatatan ini dilakukan setiap minggu, karena pemilik memberikan gaji kepada karyawannya setiap minggu. Pencatatan pembukuan dilakukan oleh bendahara yaitu anak dari pemilik usaha.
Sistem pengendalian internal pada warung Arema Fried Chicken sudah dikatakan baik dan terorganisasi. Hal ini dibuktikan dengan:
1. Sistem pencatatan telah dilakukan menggunakan sistem komputerisasi.
2. Susunan organisasi pada warung tersebut telah terstruktur dimana terdapat pemilik, bendahara dan bagian produksi. Dimana setiap divisinya melakukan pekerjaan sesuai dengan tugasnya masing-masing (tidak ada rangkap jabatan) dan telah mengikuti SOP yang ada.
3. Setiap bukti transaksi penjualan disimpan dengan baik oleh bendahara, sehingga memudahkan bendahara dalam membuat laporan penjualan dan penerimaan kas tiap minggunya.
Pendapatan yang diterima dicatat saat ada penerimaan dan pengeluaran saja. penjualan di warung Arema Fried Chicken ini akan menentukan apakah warung tersebut memperoleh pendapatan atau tidak. Dimana penjualan produk diakui pada tanggal penjualan yang di tetapkan sebagai tanggal penyerahan produk makanan kepada konsumen.
Jika dikaitkan dengan teori tersebut, maka warung Arema ini menggunakan pengakuan pendapatan cash basis yaitu mengakui apabila pendapatan yang diperhitungkan berdasarkan penerimaan dan pengeluaran kas.
Selanjutnya terkait pengujian subtantif. Pengujian subtantif merupakan pengujian terhadap saldo akun dari laporan keuangan. Dalam pembahasan kali ini lebih menekankan pengujian subtantif pada pemeriksaan pendapatan.
Siklus pendapatan merupakan siklus yang terdiri dari transaksi penjualan barang atau jasa baik secara tunai/kredit, pencadangan kerugian piutang, retur penjualan, dan penghapusan piutang.
Disini warung Arema Fried Chicken telah menggunakan akun-akun yang benar dalam pencatatan akuntansinya, karena bendahara dari warung tersebut merupakan mahasiswa dari jurusan akuntansi.
Berikut contoh pencatatan akun dari transaksi yang telah dibuat:
1. Transaksi penjualan
Penjualan
Kas/piutang dagang
2. Transaksi penerimaan kas
Kas
Piutang dagang
3. Transaksi retur penjualan
Retur penjualan
Piutang dagang
4. Transaksi penghapusan piutang tak tertagih
Piutang dagang
Penyisihan piutang tak tertagih
Tujuan utama dari audit terhadap siklus pendapatan yaitu agar auditor mendapatkan bukti yang cukup dan kompeten dalam membuktikan kewajaran pada setiap asersi laporan keuangan yang signifikan terkait dengan pengendalian internal dan transaksi serta saldo-saldo akun pendapatan pada setiap perusahaan.
Untuk pertimbangan pengendalian internal menurut teori COSO terdapat 5, yaitu lingkungan pengendalian, penilaian resiko, informasi dan komunikasi, monitoring dan aktivitas pengendalian.
Nama : Nayiratil Ariviyah
NIM : 202010170311216
Dosen Pengampu : Novitasari Agus Saputri, S.Pd., M. M.
Prodi Akuntansi – Universitas Muhammadiyah Malang

Tinggalkan Balasan