JURNALNEWS.CO.ID – Lokakarya Kaloboratif Governance V digagas Badan Perencanan dan Penelitian Pengembangan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Pangkep bekerjasama dengan USAID Madani.
Lokakarya menghadirkan tiga orang pembicara dari Bappelitbanda, Kesbangpol dan Lembaga Domokrasi Celebes dan juga Kepala Desa Panaikan dan Kepala Pustu Lanaikang sebagai best practice.
Lokakarya diikuti sejumlah OPD, Kemenag, Puskesmas, Desa, OKP dan PT. Semen Tonasa, bertempat di salah satu cafe, Senin (4/9/23).
Field Koordinator USAID MADANI, Junardi Jufri mengatakan Lokarkarya ini merupakan kegiatan rutin yang bertujuan mendiskusikan tema tertentu dengan pihak terkait.
“Khusus hari ini, kami berdiskusi tentang perkembangan sebuah OMS hasil pendampingan dan hasil kerja bersama yang melahirkan OMS yang punya kontribusi terhadap masalah kematian ibu dan bayi baru lahir dan stunting,”katanya.
Hasil kerja OMS lokal memiliki kontribusi terhadap masalah kematian ibu, bayi baru lahir dan stunting.
“Hasil kerjanya mereka pendampingan desa Panaikang dan Kabba menunjukkan hasil positif. Menaikkan jumlah akses masyarakat, terutama ibu hamil, kesehatan bayi dan berkontribusi terhadap menurunnya angka stunting di dua desa tersebut,”katanya.
Kepala Badan Kesbangpol Pangkep, Amril mengatakan lokakarya menghasilkan sejumlah pembelajaran positif, baik dari pelaksana porogram, OPD dan juga masyarakat.

Tinggalkan Balasan